Jalan Kita


Ini jalannya, yang aku dan kamu sama sama bertukar senyum dan rasa sakit. Bercurah peluh dan keluhan. Terkikis kesabaran, bergetar amarah.  

Ini jalannya yang karena itu juga kita sama sama tau, kalau cinta sudah saatnya, ia tak butuh waktu lama untuk tumbuh dan membuncah, meski luka menganga, meski sakit mengusik.

Ini jalannya, yang memilihmu. Dan kita ridho memilihnya. 

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS 29:2)

Malam tadi,  rasa rasanya saya ingin bercucuran air mata. Saya menerawang, entah pertaubatan seperti apa yang harus saya lakukan agar Allah mengampuni dosa dosa yang pernah saya lakukan. Saya bersyukur, teguran demi teguran ini datang saat saya masih hidup di dunia. Masih ada waktu untuk memohon ampunan Allah SWT. Dengan taubat, sebenar benarnya taubat.

Jalan kita ini adalah jalan yang pada akhirnya memilih dan dipilih, teguh dan tegarlah bersamanya, dan syahidlah diatasnya.



No comments:

Post a Comment