side story: rumput

Alhamdulillah...

cuma satu kata itu memang yang mesra meluncur setelah 3 tahun. saya insyaAllah akan wisuda bulan depan. buat saya, ummi dan bapak, juga Aa dan Teteh di rumah. ini luar biasa spesial. 


luar biasanya lagi sudah 1 tahun saya mencoba berbeda, dan berubah itu memang susah. kadang kita terjebak dalam ego dan idealisme yang menyesatkan. saya kadang terlalu bangga menjadi pribadi yang menyebalkan. menjadi cermin yang berbeda.

saya melihat rumput, ia berdansa bersama butiran air, sisa hujan sore tadi.

saya cuma bisa bersyukur, bersyukur dan bersyukur...


hujan tak pernah meminta bumi menjadi basah

ketika ia terjun bebas dan menghempaskan ketakutannya
sungguh ia takut,
tapi...


hujan tak mau kering kesepian
mendengar keluhan dan peluh orang-orang
hujan kini semakin deras
sudah enggan berhenti, semakin suka ikuti irama malam


hujan jatuh cinta,

pada bintang yang berbisik di langit
pada angin yang membuat malu hatinya
dan kini hujan jatuh cinta,
pada gersang yang mulai tersenyum.




No comments:

Post a Comment