senandung maaf dari white shoes and couple company masih riang mengalun.
sudah terlalu pagi untuk berteriak dengan hingar bingar pasar, naiknya BBM dan tensi tinggi pada hidup yang berdiri di depan. dengan dua tangan pada pinggangnya, menantang siapa saja yang angkuh .
hampir akhir bulan juni, ketika semalam hujan membuat romantisme langit nampak malu dengan rintik yang memang datang tiba tiba, melirik mesra pada pelangi yang tak pernah muncul lagi, entah sejak kapan mereka malu untuk mulai berbicara. bercerita tentang merah yang ingin berlari sendirian, tentang jingga yang enggan beranjak padahal ia ingin mulai berjalan juga, atau biru yang lebih nyaman bersama ombak dilautan.
orang itu memainkan curhatnya dengan nada rendah, mengulang tentang kesepiannya di dunia yang semakin ramai. andai jauh ia ingin didekatkan. itu cerita cinta pelangi pada hujan, kasmaran tiada tara, sebuah kerinduan yang memang selalu begitu. memintamu banyak memberi dan semakin banyak mengerti. tentang hidup dan dunia yang menghidupinya.
tentang keseimbangan pada keindahan...

No comments:
Post a Comment