miracle.

satu satunya cara untuk tidak membenci sesuatu adalah dengan menyukainya, mungkin.
saya mencoba menyukai setiap rahasia hidup, teka teki yang sampai hari ini kadang berujung dengan senyuman dan rasa malu.

2 minggu kemarin, 2 minggu yang luar biasa. 2 minggu yang didalamnya ada ladang syukur dan keyakinan bahwa kemudahan itu selalu datang bagi siapa saja yang mau bersungguh-sungguh.

jauh jauh hari saya dan 2 orang teman. mungkin bukan teman, saya lebih senang menyebut mereka saudara. kita punya agenda impian, dan momen islamic book fair kemarin adalah batu loncatan untuk sesuatu yang lebih besar. insyaAllah.

lantas mana mungkin jalan hidup itu selalu mudah? pasti akan ada kerikil kerikil kecil, jalan yang licin dan ujian untuk kelapangan hati dan emosi. dan ujian itu yang setiap detiknya memang bertugas mendewasakan manusia, bukan mendewakan. ujian itu yang membuat kerutan di dahi jadi senyuman. kajian pra nikah kemarin, insyaAllah melejitkan semangat kita untuk membuat agenda yang lebih bermanfaat. insyaAllah.


Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Qs 94: 5-6 


No comments:

Post a Comment