dunia kaca

hanya sebuah kepercayaan
yang membuat ku terus begini
kepercayaan bahwa pada akhirnya kalian
pasti bisa

bisa mengerti
bisa memahami
bisa meniru dan memodifikasi
sebuah cara klasik
gaya impian sebuah generasi
yang tak ingin dilupakan

karena dengan begitu
akan selalu muncul
sesuatu yang indah
bernama
mimpi dan harapan

tidak monoton
tidak stagnan
tidak membosankan

cara cara seperti ini yang
"aku dan dia"
pilih
untuk mengendalikan sebuah
permainan



seleksi alam bernama ikhlas lah
yang menjadi jurang pemisah
antara orang orang pencari prestasi
dengan orang orang pencari prestise

dan untuk itu juga
"aku dan dia"
tak akan pernah takut dikatakan
sok tahu
sok dewasa
sok senior
sok pintar

sejujurnya yang membedakan
"aku dan dia"
dengan kalian
hanyalah
waktu kelahiran ke dunia


dan setelah kupikir pikir
sampai detik ini
ternyata kalian
tidak juga mengerti


jadi lebih baik
kita akhiri saja skenario ini
aku bilang
"yang kalian lakukan sangat membosankan"

mirip seperti ryo
yang tak bisa kerkutik
di hadapan mahori

memainkan 'malice'
sebuah cara licik yang menjemukan
mengundang decak kagum
tapi tragis

jadi apakah selama ini aku salah?

diyuz dan dodi
dua sisi
yang menyebalkan


-dunia kaca-

No comments:

Post a Comment