Hari Rabu gw ikut seminar "Format Ideal Pemimpin Walikota n Wakil Walikota Kota Bogor periode 2009-20014" yang diadain sama FISIKOM UNIDA,
waktu lg bengong dengerin sang narasumber ber cuap-cuap, datang seorang pria dengan jaket hitam dan senyuman yang mengembang membuat semua orang yg menatapnya terpana, laksana melihat mentari pagi hari yang selalu hangatkan hari -_-"
Fokus
itu orang dateng2 langsung nanya,
dia nanya "Bu Srinya kemana?"
temen gw jawab "Lg ke Turki, studi banding"
ni orang kerjaannya nanyaaaaaa mulu
"kamu hafal gak calon2 Walkot Bogor?"
"kaga hafal? gmn kamu mw milih nanti?"
lama2 gw jd heran sama nih orang
nanya mulu
siapa sih dia
ah biarin deh
biar dia capek sendiri
Seminar Sesi pertama selesai,
truz mulai degh sesi keduaa
nah disini yg bikin gw kaget and jg salut skaligus bikin gw mikir
orang yg tadi nanya2 itu jd moderator di sesi ke-2 ini
dan yg bikin gw salut dia itu ternyata Pemred salah satu surat kabar terkemuka di Bogor
kaga nyangka gw,
penampilannya sih biasa aja
tapi dibalik itu semua
Great!!!
hebat Salut
nah, gw sadar akan kekhilapan gw
"ya ALLAH
Ampuni Hamba
hamba telah berprasangka buruk”
Pelajaran
Popular Posts
-
Untuk Dodi 20 Tahun Lalu, Dear Dodi, apa kabar? Masih takut kalau hujan dan petir datang bergantian? Cobalah untuk menikmatinya, meski ha...
-
minggu 28 agustus 2011 12.18 am kalo dipiki pikir gue gak ngerti kenapa jam segini gue masih bangun, rela relain ngeinstall ulang laptop sod...
-
hidup lagi-lagi berubah cepat, diantara kita ada yang masih diam dan termenung sejak musim hujan ini datang. bahkan di kota hujan ini, b...
-
Ramadhan ini, mungkin banyak jamaah di masjid dekat rumah yang merindukan sosok itu. Sosok yang pernah terjatuh kala shalat tarawih masi...
-
Beberapa hari lalu saya menonton film foxcatcher yang bercerita tentang Mark Schultz, atlet gulat Amerika Serikat peraih medali olimpiade ...
-
Masa lalu,masa yang setiap lembarnya adalah... Maghrib itu, saya melihat masjid dengan tatapan malas meski shaf di dalamnya sudah rapi...
-
Di luar hujan turun perlahan, membuat tanah begitu gembira menyambutnya dengan nyanyian mesra kerinduan. Angin yang tak juga diam, membawa ...
No comments:
Post a Comment