[R] ubah

sebenarnya sudah sejauh apakah kemampuan saya ini?
adakah ilmu bermanfaat yang bertambah? atau malah hanya menambah keburukan?

2009...
tahun itu saya lulus SMA, berpisah jauh dengan teman teman yang sangat saya kagumi. d'lawaks.
jujur saja mungkin ketika itu kita terlalu banyak tertawa, tawa yang kadang tak perlu. hari ini saya yakin kedewasaan itu bukan dari usia tetapi seperti apa kita menunjukan jati diri pada dunia.

sekarang, 2011
apakah 2 tahun ini hanya saya sia siakan tanpa karya?, statis pada jalur yang sama.

bukankah kita ini khalifah di muka bumi?
namun layakkah saya menganggap seorang khalifah ketika karya masih dirantai dalam dasar jurang rasa sungkan dan malas?

ketika akhirnya saya bertemu dengan teman lama yang justru berbeda saya terpaku dengan lemahnya usaha untuk perubahan yang dulu digembar gemborkan. sebuah niat yang semakin melemah, seperti api dalam sekam yang dilumuri air. Redup.

ada belasan buku bertumpuk yang menangisi kelemahan tuannya, menjerit tanpa suara ketika saya lagi lagi hanya membaca sinopsis kecilnya, tanpa membaca apa lagi meresapi dan mengamalkan.

rasa bersalah itu datang hari itu,
hari ketika jabatan sementara itu saya sia siakan, sudah berakhir. penyesalan memang di akhir.

dunia ini berubah cepat bukan?
teman yang dulu biasa saja kini berubah dahsyat, pemikiran dan ide kreatif membuat saya luar biasa tertinggal. atau mungkin saya memang sama sekali tidak bergerak sejak dulu?
hanya menguntit nikmat semu di atas karpet merah marun, memainkan ide ide yang kini menguap jauh.

hari itu...
saya ketakutan
tak ingin amanah itu duduk manis di pundak yang mulai lelah pada pribadi mudah lemah.
Maha Suci Allah yang maha tau atas segala sesuatu.

lalu dimana saya akan berdiri?
di persimpangan jalan yang mungkin sedikit berbeda untuk tujuan yang lama tertulis samar. pada dasarnya saya memang berbeda, meski berbaur.
semoga Allah memberkahi setiap langkah kalian, Aamiin.

lari?
ya, saya memang melarikan diri dari konflik batin yang lama menggerogoti ruh ini.
keimanan itu mulai goyah jika setiap pekan tak ada penguatan.
lagi-lagi Allah memberikan apa yang benar benar saya butuhkan.


niat perubahan itu selayaknya dimulai dengan
Bismillahirrahmanirrahiim

mungkin ketika akal tidak jernih
lebih baik biarkan hati yang berpikir


No comments:

Post a Comment